Gercep : Pendidikan SMA Muhammadiyah 8 Ciputat

Historis : Perkembangan Muhammadiyah di Indonesia

Oleh : Hamdi Supriadi

Peran Muhammadiyah di bidang pendidikan sepertinya tidak perlu dipertanyakan lagi. Dengan ribuan lembaga pendidikan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, membuktikan Muhammadiyah berperan nyata dalam dunia pendidikan. 

Seperti yang kita tahu Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar yang ada di Indonesia. Terlebih lagi Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim tebesar di dunia, maka tidak heran jika Muhammadiyah dapat menjadi organisasi terbesar khususnya di Indonesia. 

Muhammadiyah sendiri didirikan oleh Muhammad Darwis atau lebih dikenal dengan KH. Ahmad Dahlan, salah satu tujuannya yakni untuk memurnikan ajaran Islam dengan mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. 

Gerakan Pendidikan Muhammadiyah dalam perkembangannya mengalami dinamika, seperti masa perintisan (1900-1923), masa pengembangan (1923-1970), masa pelembagaan (1970-1998), dan masa transformasi (1998-Sekarang). 

Dakwah Amar Makruf Nahi Munkar

Filosofi gerakan Islam dalam Muhammadiyah adalah dakwah amar makruf nahi munkar dan tajdid. Bagi Muhammadiyah, dakwah amar makruf nahi munkar adalah misi kerisalahan yang diemban oleh setiap muslim untuk mensyiarkan dan menyebarkan Islam menjadi rahmatan lil ‘alamin.

Setiap anggota Muhammadiyah melaksanakan dakwah amar makruf nahi munkar dengan berlandaskan pada spirit tajdid atau pembaruan. Maka, dakwah tidak berhenti dengan menyampaikan butir-butir hikmah ajaran Islam. Tapi, harus mengkaji Islam yang terintegrasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan sebagai cara untuk menemukan solusi atas persoalan-persoalan baru yang dihadapi oleh umat manusia.

Islam Berkemajuan yang Wasathiyah

Ideologi Muhammadiyah adalah Islam Berkemajuan berpandangan wasathiyah. Sejak awal mula Muhammadiyah berdiri, KH. Ahmad Dahlan telah menekankan pentingnya Islam yang “kemadjoean”. Islam bagi Muhammadiyah adalah din al-hadlarah. Islam adalah agama yang mengandung nilai-nilai kemajuan untuk mencerahkan dan mewujudkan kehidupan peradaban umat manusia yang berkeunggulan.

Secara ringkas makna Islam Berkemajuan adalah bahwa gerakan Islam yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah tidak berpuas diri dengan keberhasilan dalam melakukan peneguhan dan pengayaan ajaran akidah, ibadah, dan akhlak. Tapi juga melakukan pembaruan dalam mu’amalah duniawiyah yang berdampak luas pada umat manusia.

Landasan istilah Islam Berkemajuan adalah surat ali Imran ayat 104 dan 110, serta al-Baqarah ayat 143  yang juga menjadi inspirasi kelahiran Muhammadiyah. Pesan dan perintah dalam ketiga ayat tersebut adalah supaya kaum muslim menjadi umat terbaik (khoiru ummah) yang memiliki posisi dan peran ummatan wasathan (tengahan, moderat) serta menjadi pelaku perubahan sejarah.

Ideologi Islam Berkemajuan yang berwatak wasathiyah menuntun para anggota Muhammadiyah untuk mengambil peran dalam memajukan umat dan bangsa di segala bidang secara produktif, berkelanjutan, dan mencerahkan.

smamdelapan.sch.id